BIOPORI

Rabu, 06 Januari 2016




CARA PEMBUATAN BIOPORI

  1. Buatlah lubang silindris secara vertikal ke dalam tanah dengan diameter 10 cm kedalaman kurang lebih 100 cm atau tidak sampai melampaui muka air tanah bila air tanahnya dangkal jarak antar lubang antara 50 - 100 cm
  2. Mulut lubang dapat diperkuat dengan semen selebar 2 -3 cm dengan tebal 2 cm di sekeliling mulut lubang 
  3. Isi lubang dengan sampah organik yang berasal dari sampah dapur, sisa tanaman, dedaunan atau pangkasan rumput. 
  4. Sampah organik perlu selalu ditambahkan ke dalam lubang yang sisinya sudah berkurang dan menyusut akibat proses pelapukan. Kompos yang terbentuk dalam lubang dapat diambil pada setiap akhir musim kemarau bersamaan dengan pemeliharaan lubang resapan.

CARA KERJA BIOPORI

Lobang biopori berdiameter 10-30 cm dengan kedalaman 100 cm atau diatas muka air tanah. lubang kemudian diisi dengan sampah organik untuk mendorong terbentuknya biopori. sampah organik seperti sisa-sisa makanan, daun-daun kering dimasukkan ke dalam lubang sebagai sumber energi bagi organisme tanah. karena adanay sumber makanan, akan terbentuk liang (terowongan kecil)  yang disebabkan kerena aktifitas fauna tanah atau akar tanaman. Melalui liang-liang inilah diharapkan air akan mudah meresap ke dalam tanah. Biopori tidak hanya meningkatkan daya serap tanah tetapi juga memeliharanya karena aktivitas fauna melewati atau membuat rongga-rongga bar uterus berlangsung. karena itu kita perlu menambah sampah organik setiap jumlahnya berkurang karena proses pelapukan. kompos yang terbentuk dalam lobang dapat diambil pada setiap akhir musim kemarau bersamaan dengan pemeliharaan lobang. kompos yang dipanen dapat digunakan sebagai pupuk tanaman sehingga menjadi recyle unsur hara . "BIOPORI DAPAT MENGURANGI VOLUME SAMPAH DARI TIAP RUMAH".