BLH Provinsi Bali menuju Kantor peduli lingkungan (eco office)

Jumat, 29 Juli 2016


Kantor peduli lingkungan atau eco office, merupakan refleksi kebijakan kantor yang menerapkan sistem manajemen lingkungan (SML) dalam upaya menciptakan lingkungan kerja kantor bersih dan nyaman yang melibatkan seluruh aktivitas individu yang berada di dalam kantor.

Tujuan eco office adalah : (a). Menciptakan lingkungan yang bersih, indah dan nyaman serta menyehatkan dengan jalan pengendalian penggunaan sumber daya dan pencemaran; (b). Meningkatkan ektifitas efisiensi dengan jalan menghindari pemborosan biaya dan pemakaian air, bahan bakar dan listrik; (c). Mewujudkan terlaksananya pemerintahan yang selalu memperhatikan masalah lingkungan dalam segala hal kegiatan (good environmental governance).

Pelaksanaan kantor peduli lingkungan atau Eco Office wajib diterapkan oleh BLH di Provinsi Bali, hal ini dikarenakan BLH sebagai instansi pengelola lingkungan harus memberikan contoh nyata dalam pelaksanaan pengelolaan lingkungan hidup. Dengan penerapan eco office di kantor BLH dapat menjadi embrio bagi kantor SKPD lainnya untuk melaksanakan program tersebut.

Kepala BLH Provinsi Bali menyampaikan keberanian dari pimpinan dalam penegakan perubahan perilaku sangat berperan penting dalam penerapan eco office. Perubahan perilaku wajib diawali oleh komitmen bersama baik dari pimpinan maupun dari bawahan. Sebagai tindak lanjut dalam penerapan program  eco office ini, Kepala Badan Lingkungan Hidup  Provinsi Bali menandatangani Letters Of Intent (LoI) dalam acara Pilot Project serta Sosialisasi Penerapan Kantor Peduli Lingkungan di Provinsi Bali di ruang rapat komodo lantai III Kantor P3E Bali Nusra. Dalam kegiatan ini dihadiri oleh Drs. Rizaluzzaman, Kepala P3E Bali Nusra, Drs. Gede Suarjana M.Si, Kepala BLH Provinsi Bali, Prof. Wayan Suarna, Dosen Universitas Udayana dengan undangan seluruh BLH Kabupaten se-Provinsi Bali, Dinas Kehutanan Provinsi Bali, PPLH, dan UPT Kehutanan antara lain BPKH, BP2HP,Balai TNBB, BPSKL, dan BPDAS.