Gerakan Danau Bersih (GERDASIH)

Jumat, 10 April 2015



Pelaksanaan Gerakan Danau Bersih (GERDASIH) lestari di Danau Buyan, diselenggarakan pada pada tanggal 10 April 2015, dibuka oleh Bapak Gubernur Bali dan dihadiri oleh Bapak Wakil Gubernur, Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten buleleng, serta + 2.000 orang dari SKPD Provinsi dan SKPD Kabupaten, Balai-Balai, Anak Sekolah dan Pramuka, Industri dan masyarakat setempat.

Gerakan Danau Bersih (Gerdasih) Lestari dilaksanakan dalam rangkaian Hari Air Sedunia tanggal 22 Maret 2015 dan Hari Hutan Internasional tanggal 21 Maret 2015 dengan tema “Satukan Langkah, Lindungi Ekosistem Danau, Demi Kelangsungan Hidup Anak Cucu Kita”.

Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, mengajak masyarakat untuk mewujudkan komitmen dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, khususnya fungsi dari Danau Buyan, dengan gerakan yang konkret. Menurut Pastika, tanpa adanya upaya kongkret, 20 tahun mendatang dipastikan Danau Buyan akan berubah menjadi daratan karena terjadinya proses sedimentasi.

 Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Bali, Gede Suarjana, melaporkan, Danau Buyan dipilih karena mengalami pendangkalan atau sedimentasi yang sangat parah, saat ini kedalaman Danau Buyan adalah 79,1 meter dan hampir seperempat permukaan ditutupi oleh gulma. Pada tahun 1987, kedalaman danau ini mencapai 86,7 meter.

Dalam rangkaian Gedarsih Lestari ini dilakukan penanaman 1.500 pohon dengan jenis tanaman cemara pandak, Keben, cemara geseng, dan masih banyak lagi, termasuk beberapa tanaman langka endemik Bedugul yang disiapkan oleh Dinas Kehutanan, BPTH, Dinas Perkebunan, dan BLH.

Serangkaian kegiatan ini juga dilaksanakan pelepasan 30 ribu benih ikan nila di Danau Buyan dan 10 ribu ekor di Waduk Renon Gerokgak. Gerdasih dilanjutkan dengan pelepasan satwa langka dilindungi jenis burung elang bondol, curik, dan jenis burung habitat Hutan Batu Karu sebagai upaya pelestarian fauna yang disiapkan oleh Balai konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali.

Gedarsih ini juga dirangkaikan Aksi pembersihan gulma atau enceng gondok yang menutupi permukaan Danau Buyan menjadi sasaran utama dalam Gerakan Danau Bersih (Gerdasih) yang dilakukan sekitar 350 anggota pramuka Kwarcab Buleleng bersama TNI Polri, PNS dan warga.

Gedarsih ini juga dirangkaikan dengan pasar murah, safari kesehatan, penyerahan motor roda tiga pengangkut sampah, dan bedah rumah. Pasar murah yang menjual kebutuhan pokok dilaksanakan di Pasar Pancasari yang melibatkan Bulog, Disperindag, dan Kepala Desa Pancasari. Safari kesehatan yang terdiri dari chek up dan pengobatan mata gratis dilaksanakan di Kantor Desa Pancasari oleh Dinas Kesehatan dan RS Indera.

Penyerahan sepeda motor roda tiga sebagai alat angkut sampah dan tong sampah kepada kelompok pengelola sampah di Desa Pancasari merupakan bantuan CSR dari BPD Bali, Jamkrida, Dinas Pariwisata, BTID, dan Avila Hospitality. Sedangkan bantuan satu unit bedah rumah tidak layak huni bersumber dari karyawan BLH Provinsi Bali dan CSR dari PT Indonesia Power sebesar Rp17,5 juta yang disalurkan melalui Dinas Sosial Provinsi Bali.