MENGENAL DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP DARI KEMASAN PLASTIK

Kamis, 10 Maret 2016




Plastik terbuat dari minyak bumi (petroleum) dengan proses mengubah komponen minyak bumi/natural gas menjadi molekul kecil disebut monomer. Gabungan macam-macam monomer menjadi POLYMER bahan ini sebagai plastik yang sering kita temui sehari-hari. 4% hasil minyak bumi di dunia ini dikonsumsi untuk membuat bahan plastik.

BAHAYA PLASTIK BAGI KEHIDUPAN

  • Plastik mengandung racun dioxin yang sangat berbahaya bagi kehidupan makhluk di bumi ini.

  • Dioxin dapat mengakibatkan cacat pada kelahiran, penurunan kesuburan reproduksi dan dapat menyebabkan kanker. 
  • Dioxin merupakan suatu senyawa kimia sintetik/buatan yang terdiri dari chlorine, carbon dan oxygen, dan dioxin dapat bertahan di lingkungan dengan jangka waktu yang lama termasuk didalam jaringan tubuh manusia yang akan mengganggu kesehatan tubuh manusia. 
  • Dioxin dapat ditemukan pada: MEMBAKAR SAMPAH PLASTIK; PIPA PLASTIK PVC ;KERTAS PUTIH (BLEACHED PAPER); PESTISIDA dan PEMUTIH DENGAN BAHAN DASAR CHLORIDE

DAMPAK PLASTIK BAGI KEHIDUPAN

  • Bila dibakar plastik akan mengakibatkan polusi udara yang mengandung racun (dioxin) dan dapat membahayakan bagi kehidupan manusia dan kehidupan makhluk lainnya dan juga sebagai donatur karbon ke atmosfer.
  • Ikan laut akan mati jika air laut disekitarnya sudah tercemar oleh sampah plastik.
  • Dibuang sembarangan akan menjadikan sarang nyamuk malaria dan demam berdarah.
  • Menyumbat saluran air sehingga terjadi banjir dan 
  • Menghambat penyuburan tanah organik.

DAYA TAHAN PLASTIK TERHADAP LINGKUNGAN 

Hasil studi ilmiah Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup Amerika (EPA = Environmental Protection Agency), bahwa daya tahan plastik adalah sbb:

  • Plastik tidak akan hancur selama kurun waktu 50-1000 tahun.
  • Plastik tas kresek tidak akan hancur selama 100 tahun.
  • Plastik pembungkus makanan (sachet) dll, tidak akan hancur selama 240 tahun.
  • Plastik botol air, shampoo, minyak goreng dll, tidak akan hancur selama 450 tahun.